BUPATI KUDUS RESMI BUKA FESTIVAL ANAK SHALEH

Anak-anak merupakan generasi penerus yang akan memegang peran dimasa depan. Untuk memupuk kemampuan dan kreatifitasnya, maka mereka harus diberiruang untuk berekspresi. 
Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Kudus saat membuka Festival Anak Shalih Indonesia (FASI) kab. Kudus tahun 2012 yang berlangsung di MTsN 1 Kudus Kaliwungu. (27/12).
Dalam kesempatan tersebut, bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas terlaksananya even tersebut. “Acara seperti ini harus tetap dilestarikan, karena melalui acara ini anak-anak mempunyai media untuk belajar memunculkan karakternya. Bagi saya, jika anak-anak bisa tampil di depan umum dengan baik, maka hal itu merupakan tanda bahwa dia mempunyai dasar mental yang kuat”, jelasnya.
Dalam pelaksanaan FASI tersebut, seperti dilaporkan oleh Nor Kholis, S.Ag selaku Ketua Penyelengara, terdapat 558 peserta yang merupakan perwakilan santri TPQ dari 9 kecamatan se Kab. Kudus. Mereka akan mengikuti sebanyak 36 cabang yang diperlombakan, diantaranya adalah tartil Quran, Azan, pidato dll.
Tujuan penyelenggaraan FASI ini sendiri adalah untuk memberantas buta huruf dan meningkatkan pengetahuan tentang Al-Quran, meningkatkan kecintaan kepada Al-Quran serta memupuk kerjasam produktif antar lembaga pendidikan Al-Quran. Saat ini di Kudus terdapat 424 lembaga dengan 539 guru dan sekitar 52 ribu santri. (Rochis)

You may also like...

Tinggalkan Balasan