DUKUH KARANGANYAR PAYAMAN DISERANG CHIKUNGUNYA

Kudus – Puluhan orang warga Dukuh Karanganyar Desa Payaman Kecamatan Mejobo, sampai saat ini masih merasakan serangan Chikungunya yang disebabkan oleh nyamuk Aides Aigepty penyebab demam berdarah (DB). Dari tiga RT, masing – masing Rt. 01, 02 dan 03 Rw. 7, terbanyak warga yang terserang Chikungunya adalah warga Rt. 02. Menurut warga setempat, Kasinu (65 tahun), pertama kali serangan Chikungunya pada tanggal 9 Pebruari 2013 lalu yang menimpa keluarga Kayin warga Rt. 02 Rw. 7, kemudian selang sehari keluarganya ikut terserang pula.
Dijelaskan oleh Kasinu, yang dirasakan ketika terkena Chikungunya adalah sendi terasa ngilu, pusing, muntah dan juga terdapat bercak merah disekujur tubuh.Anehnya lanjut Kasinu, tiba – tiba saja penderita merasa tidak mampu berjalan seketika, meski sebelumnya penderita melakukan aktivitas seperti biasa. Dan secara beruntun para tetangganya ikut merasakan penderitaan akibat Chikungunya. 
Bahkan penderita ada yang sampai dirawat di RS. Mardi Rahayu, selain itu istrinya sendiri harus melakukan pengobatan selama dua bulan, setelah dokter memvonisnya sarafnya terkena imbas akibat Chikungunya.
Dijelaskannya, dari data yang ada, terdapat sebanyak 60 orang hingga kini yang teserang Chikungunya. Dia juga mengatakan, baru sekitar dua hari lalu beberapa rumah telah fogging, namun sayang tidak semua rumah di fogging di Rt nya. 
Saat ditanyakan ke pihak desa, fogging tersebut merupakan sisa dari fogging di Desa Payaman sendiri. Hal itu membuat dia dan warga lainnya merasa kecewa, karena sebelumnya dia sudah meminta langsung melalui ajudan bupati, agar wilayahnya di fogging.Sementara itu salah seorang penderita, Kusnah (51 tahun) mengaku sudah tiga minggu ini menderita linu – linu pada sendi.Bahkan sebelumnya, dirinya tidak mampu berjalan. Bahkan dia juga sudah berobat ke RS. Mardi Rahayu. Namun sampai kini, meski sudah bisa jalan, kakinya masih terasa ngilu. (Roy RSK)

You may also like...

Tinggalkan Balasan