HARGA BERAS STABIL

Harga jual beras di pusat perdagangan beras di Pasar Wergu Kudus, pada pekan ini cenderung stabil, meskipun sebagian ada yang mengalami kenaikan.
             Menurut salah seorang pedagang beras di Pasar Wergu Kudus Niswati, Sabtu 19 Mei 2012, perubahan harga jual beras tersebut terjadi sejak empat hari lalu, karena sebagian ada yang mengalami perubahan harga dan ada yang masih tetap dengan harga jual sebelumnya.
             Hal tersebut, kata dia, disebabkan karena stok beras serta kualitas beras ada yang mengalami penurunan, sehingga stok beras dengan kualitas tertentu di pasaran cenderung terbatas, sehingga mendongkrak harga jual di pasaran.
            Sementara beberapa jenis beras lainnya, kata dia, justru tersedia stok yang cukup, namun transaksi penjualannya cenderung sepi.
            Beberapa jenis beras yang mengalami kenaikan harga, yakni beras kelas super dijual Rp7.300 per kilogram dari harga sebelumnya  Rp7.200/kg dan bramo pekan ini dijual Rp7.600/kg dari harga sebelumnya Rp7.400/kg.
             Kenaikan serupa juga terjadi pada beras umbuk wangi naik Rp200 menjadi Rp8.400/kg. Kondisi berbeda terjadi pada harga beberapa jenis beras lainnya yang tetap stabil, meskipun hasil panen di beberapa daerah di Kudus dan sekitarnya banyak yang mengalami penurunan kualitas.
             Di antaranya, beras wangi poles dijual Rp8.600/kg, beras mentik Rp7.200/kg, beras sedani Rp7.600/kg, beras gadu Rp7.300/kg, beras menir Rp6.400/kg, dan beras kelas tengah dijual Rp6.800/kg.
             Meskipun sebagian besar jenis beras harga jualnya cenderung stabil, transaksi pembelian cenderung menurun, karena omzet penjualan rata-rata per hari hanya 3 ton.
             Sebelumnya setiap hari mampu menjual beras hingga 8 ton per hari, bahkan ketika ramai bisa mencapai 10 ton beras per hari.
     Stok beras yang tersedia saat ini tersedia dalam jumlah yang cukup, karena mencapai 45 ton beras.

You may also like...

Tinggalkan Balasan