KURANG LEBIH 1000 HEKTAR LAHAN TEBU DI KUDUS TIDAK BISA DIMANFAATKAN

Lahan tebu di Kudus saat ini mencapai luas 6.000 hektar yang tersebar dibeberapa wilayah. Dengan lahan seluas itu, diharapkan mampu menunjang produksi gula di Kudus. Meski dari lahan seluas itu tidak hanya untuk pasokan di PG Rendeng saja, namun juga untuk produksi gula tumbu.
Menurut Administratur PG Rendeng, Teguh Agung, Senin 21 Mei 2012, sebetulnya di Kudus masih ada lahan tebu seluas sekitar 1.000 hektar yang tidak layak tanam karena tergenang air.
Padahal dulunya, lahan itu merupakan lahan tebu produktif. Lahan tersebut terletak antara Desa Payaman Kecamatan Mejobo sampai di Desa Bulung Kecamatan Jekulo.
 Dan wilayah tersebut berada didaerah aliran Sungai Juwana yang mengalami pendangkalan, sehingga air melimpas dilahan tersebut. Dan pihaknya kata Teguh, tidak menyarankan untuk mengambil tanaman tebu dari wilayah genangan tersebut. Dan itu sudah berlangsung selama 4 tahun terakhir.
Bahkan dalam pertemuan dengan Bupati Kudus, Musthofa beberapa hari lalu, dia juga sudah menyinggung hal itu. Padahal lanjut Teguh, lahan tersebut termasuk sangat luas, dan eman – eman kalau harus mangkrak.
Bila dihitung, untuk 1 hektar lahan tebu mampu ditanami tebu sebanyak 650 kuintal atau setara dengan 50 kuintal gula. 

You may also like...

Tinggalkan Balasan