Membumikan Gagasan “Kudus Menuju Indonesia Kuasai Dunia” Bersama Kang Mus

wiskar2012

Radiosuarakudus.com – Setiap daerah punya potensi yang luar biasa. Jika setiap daerah kita gali, kita akan terkejut karena menjumpai “kualitas lokal” yang bisa menguasai dunia. Demikian sepenggal kalimat yang diucapkan H Musthofa, Bupati Kudus yang akrab disapa masyarakat dengan panggilan Kang Mus. Saat ini, Musthofa bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kudus tengah membumikan konsep “Kudus Menuju Indonesia Kuasai Dunia” yang ditunjukkan secara nyata di berbagai sektor, salah satunya sektor pendidikan.

Salah satu bentuk penggalian potensi lokal di bidang pendidikan yang sudah dilakukan, di antaranya penerapan Cisco Networking Academy Program (CNAP) di SMK Muhammadiyah Kudus, pengembangan kualitas pendidikan di SMK Wisudha Karya bekerja sama dengan salah satu perusahaan industri terkemuka berbasis di Jerman, serta SMK Negeri 1 Kudus yang menjadi sekolah percontohan kuliner di Indonesia. Melalui sekolah berkualitas yang sudah dibekali ilmu dan program sertifikasi internasional, sekolah diharapkan menjadi fondasi yang bisa mencetak “pahlawan bangsa” untuk bersiap melenggang di pentas internasional.

“Kalau bangsa ini mau berubah, pondasi yang harus diperkuat adalah sektor pendidikan. Dari sektor pendidikan, kita akan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga mimpi-mimpi kita untuk memajukan Indonesia sebagai bangsa besar bisa tercapai. Dengan begitu, jangan sampai ada satu anak bangsa pun yang tidak produktif. Tentu semua itu bisa tercapai jika kita mau bergandengan tangan bekerja keras bergerak pada level implementasi, bukan cuma di forum diskusi, rapat, atau cerita belaka,” ujar Musthofa di sela-sela acara “Mikir Kudus Bareng Kang Mus” di Kantor Radio Suara Kudus, Jumat (14/2).

Salah satu keberhasilan gagasan “Kudus Menuju Indonesia Kuasai Dunia”, antara lain banyaknya siswa-siswi SMK Muhammadiyah Kudus dan SMK Wisudha Karya yang sudah dikontrak perusahaan besar nasional dan internasional sebelum lulus. Tak hanya itu, SMK Negeri 1 Kudus yang diresmikan Menteri Periwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pagestu sebagai sekolah percontohan kuliner, Rabu (12/2) mewajibkan kurikulum cara membuat 30 jenis kuliner khas Indonesia yang akan dikenalkan pada dunia. “Setelah lulus, mereka mendapatkan sertifikat chef bertaraf internasional, sehingga bisa digunakan untuk bekerja sebagai tenaga profesional di kancah internasional, misalnya di hotel, kapal pesiar, dan lain sebagainya,” tutur Musthofa.

Gagasan “menduniakan Indonesia” yang dimulai dari membumikan Kudus sebagai representasi potensi lokal berawal dari kegelisahan Musthofa akan sumber daya manusia Indonesia yang sebetulnya berpotensi apabila pemerintah mau menjembatani dan memberikan fasilitas. “Tak bisa dimungkiri, saat ini banyak SDM kita yang sehabis lulus memburu pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Sementara itu, hanya beberapa persen saja yang terakomodasi oleh pemerintah. Lantas, mau ke mana SDM kita ini? Oleh karena itu, kita bertekad untuk membangkitkan generasi penerus bangsa agar punya kekuatan entrepreneurship yang tidak hidup dari sebuah ketergantungan. Cara ini tidak akan bisa terwujud tanpa kesadaran kolektif, baik dari pemerintah, masyarakat, dan lembaga-lembaga swasta. Itu yang kita jalankan saat ini secara bertahap,” kata Musthofa.

Lebih lanjut, Musthofa berharap agar generasi bangsa bisa menyadari kelebihan dan potensi diri bersamaan dengan segala keterbatasan yang dimiliki pula. Dengan demikian, generasi bangsa bisa melakukan evaluasi sekaligus menunjukkan kemampuan untuk memajukan Indonesia. “Semoga gagasan Kudus menuju Indonesia kuasai dunia bisa bermanfaat bagi bangsa. Pun konsep ini merupakan upaya untuk menggebrak kesadaran akan potensi lokal suatu daerah yang bisa mendunia,” imbuh Musthofa.

“Pemimpin yang hebat itu tidak dibuktikan dengan seberapa luas wilayah yang ia pimpin dan tidak seberapa banyak pengikut yang menjadi pemujanya, tetapi seberapa manfaat yang ia berikan kepada rakyat,” tutup Musthofa yang menjadi filosofi pelaksanaan konsep Kudus menuju Indonesia kuasai dunia. [LIS]

Sumber  : Kompas Klasika Jateng DIY tanggal 15 Februari 2014

You may also like...

Tinggalkan Balasan