NILAI UKG BUKAN FINALISASI KUALITAS GURU PROFESIONAL

Meski sampai saat ini uji kompetensi guru (UKG) masih berlangsung, namun Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus nampaknya masih eggan untuk mempublikasikan nilai UKG untuk guru – guru yang telah selesai mengikuti kegiatan itu.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Sujatmiko, Senin 6 Agustus 2012 saat dihubungi melalui ponselnya mengatakan, meski untuk nilai UKG para guru ini nanti banyak dibawah nilai yang ditetapkan, tentunya hal ini akan dievaluasi.
 Karena sesuai dengan tujuannya, kegiatan ini adalah untuk pemetaan kompetensi guru serta alat kontrol penilaian kinerja para guru.
 Ditambahkannya, UKG ini bukan finalisasi penilaian kinerja guru yang profesional. Bila system UKG ini dianggap belum mampu meningkatkan kinerja para guru, tentunya akan dicarikan system lain. Dia juga mengaku belum tahu nilai rata – rata para guru yang mengikuti UKG ini. Karena yang berhak untuk menentukan nilai rata – rata UKG tersebut pihak Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Tengah. 
Yang terpenting kata Sujatmiko, UKG ini adalah program untuk meningkatkan kompetensi para guru yang telah mendapatkan sertifikasi. Harapannya, kedepan para guru dapat lebih profesional.    Di Kudus sendiri, peserta UKG sebanyak 2. 531 guru. Mereka mengikuti UKG secara online di tujuh sekolah yang telah ditunjuk.

You may also like...

Tinggalkan Balasan