Pangkalan LPG Nakal Akan Ditindak

Pangkalan LPG Nakal Akan Ditindak

Radiosuarakudus.com – Karena memanfaatkan kondisi serta mencari keuntungan diluar harga yang telah ditetapkan, tiga pangkalan gas elpiji di wilayah Kecamatan Undaan, telah diskors selama 1 minggu oleh agen yang memasoknya. Ketiga pangkalan itu tidak diberikan pasokan gas elpiji selama 1 minggu.

Diharapkan, dengan sanksi tersebut, maka tidak ada lagi pangkalan yang curang. Menurut salah seorang pengurus Hiswana Kudus, Riyanto, Kamis 13 Pebruari 2014 saat dihubungi melalui telepon mengatakan, saat ini tengah dilakukan validasi oleh Pertamina kepada para pangkalan yang ada di Kudus.

Dengan validasi ini, maka ijin, nomor pangkalan serta papan pangkalan diperiksa serta harus dipasang. Sehingga nantinya pihak Pertamina dalam memonitor penyebaran barang gas elpiji dapat terpantau dimasyarakat.

Sementara itu Kasi Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus, Sofyan Dhuhri membenarkan adanya sanksi kepada tiga pangkalan yang berada diwilayah Kecamatan Undaan itu.

Ketiga pengkalan itu menaikkan harga tabung gas elpiji 3 kg saat kondisi Kudus diterjang banjir seharga Rp. 20.000. Terpisah, salah seorang konsumen, Lutfi warga Dukuh Karangnongko Desa Barongan Kecamatan Kota mengaku harga elpiji 3 kg saat ini masih tinggi yakni Rp. 20.000 per tabung.

Hal yang sama juga disampaikan Fian warga Desa Tenggeles Kecamatan Mejobo yang juga mengaku harga tabung gas elpiji 3 kg saat ini sebesar Rp. 20.000. Selain itu kata mereka, barangnyapun sulit didapat. (Roy Kusuma)

You may also like...

Tinggalkan Balasan