Pemkab Kudus gelar Operasi Pasar Elpiji di Undaan

Operasi Pasar Elpiji

RadioSuarakudus.com – Harga elpiji tabung 3 kg yang cenderung mengalami peningkatan pasca bencana banjir di beberapa wilayah di kabupaten Kudus, membuat Pemkab Kudus melakukan operasi pasar pada hari minggu, 16 Februari 2014.

Kegiatan OP ini dilaksanakan bekerjasama dengan PT.Pertamina Gasdom III Semarang, Camat undaan, Polsek undaan dan Hiswana Migas kudus.

Untuk daerah yang menjadi sasaran operasi pasar adalah wilayah kecamatan Undaan. Tiga lokasi OP yaitu Balaidesa Undaan Lor, kantor kecamatan Undaan, dan Balaidesa Kalirejo Undaan langsung diserbu warga yang sebelumnya sudah diberitahu.

Selama ini masyarakat cukup kesulitan memperoleh elpiji karena banyak pengecer yang mengaku kehabisan. Selain itu harga elpiji yang dipatok oleh para pengecer juga mencapai Rp 20.000 per tabung. Padahal harga normalnya adalah Rp 15.000,- per tabung.

Sementara itu Koordinator Hiswana Migas Kudus, David Budi Agung mengatakan, OP ini diharapkan bisa membuat para pengecer di wilayah Undaan menurunkan harga jual elpiji mereka ke harga normalnya.

Dan untuk Pangkalan dihimbau tidak menjual dengan harga diatas standar.  Jika diketahui masih menjual dengan harga tinggi, akan langsung diskors atau dihentikan hubungan kerjasamanya.

Untuk setiap lokasi operasi pasar disediakan masing-masing 560 tabung elpiji. Sehingga bila dijumlah total keseluruhan adalah 1.680 ( seribu enam ratus delapan puluh) tabung. Untuk setiap tabungnya dijual dengan harga Rp 13.000,- .

Sementara itu tujuan diadakannya operasi pasar elpiji 3 kg ini adalah upaya pemkab Kudus melakukan penetrasi pasar untuk menormalkan kembali harga elpiji yang sempat mengalami kenaikan tidak wajar pasca banjir. Dengan demikian masyarakat tidak akan mengalami keresahan lagi

You may also like...

Tinggalkan Balasan