Rapat Koordinasi Bupati Kudus bersama Menteri Pertanian RI

 

Rapat Koordinasi Bupati Kudus bersama Menteri Pertanian RI

Rapat Koordinasi Bupati Kudus bersama Menteri Pertanian RI

Radiosuarakudus.com – Seiring dengan kejadian bencana banjir yang berada di wilayah Kabupaten Kudus selama hampir dua minggu, mengakibatkan beberapa wilayah pertanian di beberapa kecamatan mengalami puso. Hal ini menjadi konsen utama kedatangan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Suswono, di Kudus,

(4/2/14). Beliau hadir bersama staf Kementerian Pertanian dan perwakilan dari Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Pati guna melakukan rapat koordinasi di Pendopo Kabupaten Kudus. Rapat koordinasi tersebut dimaksudkan untuk mengetahui wilayah dan total kerugian yang dialami di bidang pertanian akibat bencana banjir di wilayah Karesidenan Pati.

Bupati Kudus, H. Musthofa mendapat kesempatan pertama untuk menyampaikan paparan terkait dengan bencana alam yang menimpa daerahnya kepada Menteri Pertanian. Dalam paparannya, Bupati yang kerap disapa Kang Mus itu mengungkapkan bahwa Kabupaten Kudus saat ini mengalami bencana yang tidak biasanya dan bisa dibilang bencana terbesar selama ini. “Bencana tahun ini merupakan bencana terbesar di Kudus selama hampir 20 tahun.”ungkapnya dihadapan para hadirin. Paparan tersebut secara data dan fakta memang benar adanya.

Terputusnya jalan Nasional yang menghubungkan Jakarta – Surabaya yang melewati Kudus merupakan kejadian yang selama ini belum pernah terjadi. Akibatnya, kemacetan panjang terjadi dari Juwana – Kudus – Demak dan berdampak pada tersendatnya bahan sembako dan kebutuhan pokok lainnya ke Kudus dan beberapa kota lainnya. Yang paling parah adalah kejadian bencana longsor di desa Menawan, kecamatan Gebog dan banjir bandang yang melanda daerah wisata, desa Wonosoco, kecamatan Undaan.

Menurut H. Musthofa, saat ini pemerintah daerah Kudus juga mengalami kerugian yang cukup besar. Dalam hal pertanian, kerugian yang diakibatkan oleh pusonya lahan pertanian, jalan pertanian dan saluran irigasi. Selain itu, kerugian juga disebabkan rusaknya beberapa fasilitas umum diantaranya terminal Kabupaten Kudus dan beberapa akses utama jalan di Kudus. Pihaknya juga akan berupaya untuk mengatasi masalah tersebut dan berencana untuk merelokasi warga yang tinggal di wilayah bahaya longsor. Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapat lebih mencintai alam.

You may also like...

Tinggalkan Balasan