Dinas Perdagangan Pastikan Takaran Seluruh SPBU Di Kudus Masih Sesuai

Kudus, Radiosuarakudus.com-  Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, memastikan bahwa seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sudah menjalani tera ulang dan hasil takaran bahan bakar minyak (BBM) yang dijual ke konsumen juga masih sesuai.

“Selama melakukan tera ulang terhadap pompa ukur BBM di setiap SPBU di Kudus, belum ada temuan ternyata takaran BBM yang keluar tidak sesuai dan mayoritas memang sesuai,” kata Kasi Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Atok Darmobroto di Kudus, Senin (18/4/2022).

Meskipun demikian, kata dia, tera ulang tetap dilakukan oleh petugas tera dengan mendatangi masing-masing SPBU untuk dilakukan tera ulang.

Pada tahun 2022, imbuh Atok, tercatat sudah ada tiga SPBU dari 23 SPBU yang ada di Kudus yang melakukan tera ulang guna memastikan takaran BBM yang keluar dari nozzlenya sesuai.

Sementara SPBU lainnya, kata dia, juga akan menjalani tera ulang, sedangkan jadwalnya diperkirakan bulan September 2022.

“Tahun lalu, semua SPBU sudah ditera ulang. Kalaupun ada laporan masyarakat terkait takarannya yang dinilai kurang langsung kami tindak lanjuti segera,” ujarnya.

Ia mencatat semua SPBU di Kudus juga melakukan pengecekan secara mandiri karena masing-masing sudah memiliki bejana ukur, sehingga ketika ada ketidaksesuaian takaran mereka akan menghubungi Dinas Perdagangan untuk dilakukan pengecekan.

“Karena mereka tidak bisa menyetel takaran nozzle BBM-nya, hanya kami yang diberi kewenangan sehingga ketika ada permasalahan kami dihubungi meskipun secara periodik juga dilakukan tera,” ujarnya.

Penera UTTP Soni Sandra Yanuardi menambahkan bagi SPBU yang sudah ditera ulang, akan dipasangi stiker yang bertuliskan cap tanda sah yang tertempel pada SPBU. Seperti tambak di tiga SPBU yang ditera ulang di SPBU Nusantara, SPBU Getas Pejaten, dan Jalan Jenderal Sudirman.

Tera ulang juga berlaku untuk alat ukur lainnya, seperti timbangan milik pedagang untuk berjualan, maupun alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) yang secara periodik harus ditera ulang. Dinas Perdagangan Kudus sendiri sudah melakukan tera ulang 2.400 alat UTTP. (Roy Kusuma – RSK)

About

You may also like...

Comments are closed.