Partisipasi Masyarakat Dalam SPO Masih Sangat Minim Sekali

Kudus, Radiosuarakudus.com- Kegiatan program Sensus Penduduk Online (SPO) yang dilaksanakan oleh kantor BPS seluruh Indonesia, sudah berjalan 2 pekan yang dimulai pada 15 Pebruari 2020 lalu. Program SPO akan berakhir pada 31 Maret mendatang.  Sementara di Kudus, dalam SPO tersebut Memasuki pekan ke dua ini, ternyata jumlah partisipan sensus penduduk online di Kabupaten Kudus hingga kini masih jauh dari target awal yakni 23 persen. Yang memprihatinkan, hanya baru tercapai sekitar 3% Р5%.

Menurut keterangan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus, Rahmadi Agus Santosa, Selasa 3 Maret 2020, pihaknya sudah mensosialisasikan hal ini dan berkoordinasi hingga ditingkat kecamatan

Diakuinya, pihaknya memang belum menyosialisasikan hingga ditingkat tingkat RT dan RW. Namun  Camat dan Kepala desa sudah disosialisasi terkait tata cara dan pelaksanaan sensus penduduk online. Sehingga diharapkan, bisa melanjutkannya ke tingkat bawah.

Kurangnya kesadaran kepala desa serta minat masyarakat untuk mengisi sensus penduduk online pun dianggap menjadi biangnya. Oleh karena itu, dirinya berharap elemen masyarakat bisa mengisi secara bersama-sama. Bahkan pihaknya juga siap mendampingi untuk Ngibar (Ngisi Bareng) bila ada desa atau komunitas yang memintanya. Hingga kini kata dia, sudah ada tiga desa yang telah melaksanakan Ngibar, yakni Desa Ngembal Kulon dan Loram Kulon (kecamatan Jati) serta Desa Mejobo (kecamatan Mejobo).

Hanya, pihak yang menyelenggarakan Ngibar diharapkan membawa surat-surat yang dibutuhkan. Seperti Kartu keluarga dan kartu nikah apabila sudah menikah. Sedang untuk jam pengisian sensus penduduk online, Rahmadi menyarankan untuk mengisi sensus penduduk online di jam-jam yang sekiranya tidak padat aktifitas. Namun jika terpaksa, maka pengisian SPO bisa dicicil dengan cara mengisi sebagian kemudian disimpan terlebih dahulu.

Terkait hasil ini kata Rahmadi, pihaknya dalam waktu dekat akan melaporkan kepada Plt Bupati Kudus, Hartopo. Harapannya, ada langkah kongkret dari pemkab untuk mendesak para kades agar lebih serius dalam ikut menggerakkan masyarakatnya dalam berpartisipasi di SPO ini.

Dari data BPS Kudus, beberapa kecamatan yang desanya sudah agak lebih baik dalam berpartisipasi di SPO ini adalah kecamatan Bae, Kota, Jati serta Kaliwungu. Selebihnya yakni diwilayah kecamatan Undaan, Mejobo, Dawe, Jekulo serta Gebog sangat minim sekali partisipasi masyarakatnya. (Roy Kusuma – RSK)

About

You may also like...

Comments are closed.