Pasar Jember Akan Direnovasi

Kudus, Radiosuarakudus.com-  Kondisi Pasar Jember yang sudah puluhan tahun tanpa ada perbaikan, akhirnya tahun ini masuk daftar prioritas. Pembangunan atap lebih dulu, karena pedagang mengeluh kebocoran saat musim hujan dan tagel di dalam pasar sudah banyak yang mengelupas.

Hal ini menjadi perhatian khusus Pj Bupati Kudus M. Hasan Chabibie dan meninjau langsung kondisi Pasar Jember. Ia berbincang langsung bersama pedagang dan mereka mengutarakan apa adanya kondisi pasar.

”Bangunan ini kan termasuk sudah tua, dan atapnya juga sudah tak layak, apalagi saluran air pipa-pipa itu banyak yang bocor. Untuk itu, Pemkab Kudus memprioritaskan dibangun dan sudah disediakan anggaran sebesar Rp 1 miliar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebenarnya jalan masuk pasar Jember juga butuh perbaikan tapi diupayakan untuk bisa masuk anggaran di perubahan. Sebenarnya ada tujuh pasar yang Juli 2024 ini di renovasi.

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kudus Andi Imam Santoso menambahkan, tujuh pasar selain Pasar Jember diantaranya Pasar Kliwon, Bitingan, Mijen, Kalirejo, Wates dan Pasar Ngembalrejo. Anggaran yang disediakan total Rp 5 miliar bersumber dari dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT).

”Ada satu pasar yang renovasinya juga tahun ini tapi anggaran dananya bersumber dari APBD yakni Pasar Baru sekitar Rp 167 juta. Renovasi pasar ini tujuannya agar pedagang nyaman sehingga pembeli yang datang juga aman,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pedagang jajanan di Pasar Bitingan Indah, mengaku sudah berjualan selama 25 tahun. Kondisi pasar semakin parah, apalagi saat musim hujan. Bocor semua bahkan, untuk memperbaiki talang yang bocor ia bersama pedagang yang lain urunan untuk memperbaiki.

”Kalau bocor itu lantai licin. Pernah ada orang belanja usianya sudah tua terpeleset, kan kasihan. Semenjak itu, saya bersama kawan-kawan inisiatif swadanya memperbaiki sendiri tapi tidak bisa maksimal, mencegah agar tidak banjir menggenang di sekitar dagangan,” ungkapnya. (Roy Kusuma – RSK)

About

You may also like...

Comments are closed.