Proses Pengerjaan Rehab 115 Sekolah Molor

Kudus, Radiosuarakudus.com-  Proses pengerjaan rehab 115 sekolah di Kabupaten Kudus berjalan alot. Proses pengerjaan yang direncanakan bisa mulai pertengahan April 2024. Namun hingga pertengahan Mei 2024, belum kunjung dimulai proses pengerjaan.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugraha menyampaikan bahwa saat ini tengah dalam tahapan pemilihan penyediaan barang dan jasa di pejabat pengadaan barang dan jasa.

“Produk perencanaan sudah jadi, prosesnya ini paket pekerjaan akan diproses untuk dipilihkan penyedianya lewat pejabat pengadaan, nanti dari bagian Setda Bagian Pengadaan Barang dan Jasa,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (18/5/2024).

Pihaknya menyebut, molornya proses pengerjaan rehab 115 sekolah ini lantaran pada tahap perencanaan perlu adanya penghitungan dan penghitungan spesifikasi material yang butuh ketelitian. Disamping itu, juga terbentur Bulan Puasa dan Ramadan.

“Ini rata-rata pengerjaan memang yang urgen dan butuh penanganan segera, harapannya minggu depan sudah bisa kontrak untuk selanjutnya mulai pengerjaan,” katanya.

Anggun melanjutkan, pada tahap pertama pengerjaan nantinya ada sekira 20 sekolah yang sudah selesai tahap perencanaan. Perkiraan pekan depan bisa dilakukan kontrak dengan penyedia jasa. Termasuk untuk SD Negeri 6 Hadipolo yang mengalami kerusakan cukup parah pada atap.

“Tahap pertama sekitar 20-an pekerjaan (sekolah) perkiraan semingguan lagi bisa kontrak, tapi belum bisa memastikan 20 pekerjaan itu bersamaan atau 5 pekerjaan dulu terus selanjutnya,” tuturnya.

Adapun 20 sekolah yang diperkirakan bisa mulai kontrak dengan penyedia jasa, kata Anggun, merupakan pengerjaan dengan nominal anggaran di bawah Rp 200 juta. Sementara untuk pengerjaan dengan nominal di atas Rp 200 juta masih proses.

Untuk diketahui, ada sebanyak 115 sekolah yang akan direhab tahun ini dengan total anggaran sekitar Rp 23,7 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024.

Sebanyak 115 sekolah yang akan direbah tahun tersebut, terdiri dari 103 sekolah dasar (SD) dengan anggaran sekira Rp 20.944.504.00, dan 12 sekolah menengah pertama (SMP) dengan anggaran sekira Rp 2.852.960.000. (Roy Kusuma – RSK)

About

You may also like...

Comments are closed.