Puluhan Kades Di Kudus Ingin Audensi Dengan Bupati

Kudus, Radiosuarakudus.com- Sekitar 80 an kepala desa di Kudus, Jum’ at (28/1/2022) pagi mendatangi kantor bupati untuk menyampaikan tuntutannya agar syarat pencairan dana desa 2022 harus memenuhi capaian vaksinasi lansia minimal 75 persen dicabut karena dianggap memberatkan.

Puluhan kepala desa tersebut mendatangi Pendopo Kabupaten Kudus dengan mengendarai sepeda motor, untuk beraudiensi dengan Bupati Kudus Hartopo sekaligus menyampaikan tuntutannya  agar SE tersebut dicabut karena ketika tidak memenuhi syarat, maka desa tidak bisa mencairkan dana desa, alokasi dana desa, dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah, dan bantuan keuangan.

“Kami berharap surat edaran Bupati Kudus tertanggal 19 Januari 2022 yang di dalamnya mensyaratkan pencairan dana bagi pemerintah desa harus memenuhi target vaksinasi 75 persen untuk lansia minggu pertama bulan Februari 2022 dicabut saja,” kata juru bicara Persatuan Kepala Desa yang juga Kepala Desa Demangan Alex Fahmi, Jumat (28/1/2022).

Apalagi, kata dia, semua kepala desa selama ini sudah berupaya membantu capaian vaksinasi di masing-masing desa, termasuk memobilisasi warganya ke tempat vaksinasi. Sedangkan vaksinasi bukan tanggung jawab pemerintah desa karena tidak ada tugas pokoknya.

Dengan demikian, lanjut dia, hal itu tidak ada korelasinya dengan pencairan dana desa, alokasi dana desa, dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah, dan bantuan keuangan.

Kepala Desa Berugenjang Kiswo menambahkan bahwa alasan dari tuntutan pencabutan SE tersebut karena desa dipastikan akan kesulitan karena roda pemerintahan desa bisa berhenti. Sehingga para perangkat desa nanti tidak dapat penghasilan, operasional pemerintah desa juga terganggu karena tidak ada anggaran, akhirnya berdampak ke pelayanan masyarakat karena tidak ada biaya operasional.

Selain itu, imbuh dia, vaksinasi juga menjadi tanggung jawab bersama karena dalam pelaksanaannya harus melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus dan warga yang hendak divaksin. Data vaksinasi lansia juga harus dipastikan sesuai kondisi riil karena vaksinasi yang diselenggarakan pihak lain ternyata tidak ikut terdata di Dinkes Kudus.

Kiswo menilai selama ini masing-masing desa juga sudah optimal dalam mencapai capaian vaksinasi COVID-19. Hanya memang ada sejumlah kendala di luar kemampuan mereka untuk menangani, seperti lansia yang memiliki komorbid dan tidak bisa divaksin.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati nomor 443.4/315/13.00/2022 perihal akselerasi vaksinasi COVID-19 bagi penduduk lanjut usia dijelaskan dalam poin empat bahwa dalam hal sampai akhir pekan pertama bulan Februari 2022 belum mencapai target, maka pencairan alokasi dana desa, bagi hasil pajak, dan retribusi daerah dan bantuan keuangan Pemkab Kudus kepada desa akan ditunda sampai target sebagaimana dimaksud tercapai. (Roy Kusuma – RSK)

About

You may also like...

Comments are closed.