Selain KSP GMG, Ada KSP Lain Yang Juga Bermasalah

Kudus, Radiosuarakudus.com-  Hingga sekarang kasus KSP Giri Muria Grup (GMG) masih belum ada titik terang. Nasabah masih terus menunggu kepastian tabungan dan depositnya dapat diambil. Bahkan sebagian nasabah sudah melaporkan kasus ini ke polisi. Ditengarai uang nasabah di KSP tersebut mencapai ratusan milyar rupiah. Bupati Kudus, HM. Hartopo juga mengikuti perkembangan kasus ini, bahkan sudah meminta kepada Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop UKM) untuk melakukan evaluasi kepada seluruh koperasi di Kudus. Khususnya adalah koperasi simpan pinjam (KSP).

Kepala Disnaker Perinkop UKM Kabupaten Kudus, Dra. Rini Kartika Hadi Ahmadi, MM ketika ditemui sejumlah wartawan mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum bisa melakukan komunikasi dengan manajer KSP GMG, Alfin. Bahkan yang bersangkutan sendiri sampai saat ini masih belum diketahui keberadaanya. Pihaknya juga sudah melakukan pengecekan terkait laporan RAT di KSP GMG dan sudah  berkoordinasi dengan Dekopinda Kudus untuk ikut menyelesaikan kasus ini.

“Dari sisi laporan RAT di KSP GMG tahun 2020 lalu kami melihatnya masih ragu, dan saya masih mencermati hal ini,” kata Rini panggilan akrabnya, Rabu (25/8/2021).

Rini mengakui, dari informasi yang diterima memang uang nasabah yang ada di KSP GMG sangat banyak dan mencapai milyaran rupiah. Namun secara pasti berapa jumlahnya, dia mengaku tidak tahu. Dia juga mengaku sudah ikut dimintai keterangan terkait kasus ini di Polda Jateng. Karena sebagian nasabah sudah ada yang melaporkan ke Polda Jateng.

“Saya sudah ikut dimintai keterangan di Polda Jateng mas, yang ditanyakan terkait adminsitrasi dan dokumen – dokumen dari KSP GMG itu. Seperti AD/ART dan akte pendirian. Selain itu Polda Jateng juga sempat datang ke kantor kami untuk melengkapi data – data yang ada,” ujar Rini.

Dengan adanya kasus di KSP GMG ini pihaknya juga melakukan pengecekan dan evaluasi lagi kepada seluruh koperasi yang ada di Kudus. Saat ini jumlah koperasi di Kudus mencapai 538. Sampai sekarang  sudah ada laporan ke pihaknya, terdapat 3 koperasi yang juga mengalami kesulitan keuangan. Justru kuasa hukum koperasi tersebut yang melayangkan surat ke dinasnya dan melaporkan kondisi koperasinya.

Dengan adanya laporan ini lanjut Rini, maka pihaknya akan melakukan pengecekan laporan keuangannya. Kemudian akan dibantu sesuai dengan kondisi yang dilaporkan dalam suratnya itu. Serta membantu dalam mediasi antara pihaknya, koperasi bersangkutan dan para nasabahnya. Itu sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi lagi kasus seperti di KSP GMG. (Roy Kusuma – RSK)

About

You may also like...

Comments are closed.