Suporter Persiku Mulai Gerah

Kudus, Radiosuarakudus.com- Dua kekalahan dan satu hasil imbang yang dialami Persiku Kudus dalam rangkaian pertandingan di Liga 3 Jateng grup A yang berlangsung di Stadion Mochtar Pemalang, membuat Suporter menjadi gerah. Pasalnya, hasil ini menjadikan Persiku tidak dapat lolos ke babak berikutnya. Target untuk lolos juara grup A sendiri sudah melayang jauh. Karena dalam pertandingan pertama, Persiku ditahan imbang Persekap Pekalongan 2-2, lalu kalah dari Persikaba Blora 1-2 serta kalah pula dari tuan rumah PSIP Pemalang dengan skor akhir 1-2.

Tinggal menyisakan pertandingan terakhir melawan BJL 2000 Semarang, Senin (8/11/2021), apapun hasilnya tidak dapat meloloskan Persiku ke babak berikutnya. Meski pembentukan tim Persiku terbilang singkat, namun hasil perekrutan pemain juga diikuti oleh pemain – pemain yang potensial. Dengan mengkedepankan pemain lokal Kudus serta proyeksi Persiku untuk masa depan, namun hasil yang dicapai Persiku dalam melakoni Liga 3 Jateng 2021 tersebut membuat sebagian supporter tetap tidak terima.

Ini terlihat usai Persiku mengalami kekalahan kedua saat bertemu tim tuan rumah PSIP Pemalang, Sabtu (6/11/2021) siang di Stadion Mochtar. Malam harinya, sebagian supporter melampiaskan kekesalannya dengan menempelkan berbagai macam tulisan kekecewaan di sekretariat Persiku di kompleks GOR Bung Karno. “Persiku Bukan Tempat Untuk Coba – Coba”, “Jika Tidak Mampu Merawat Setidaknya Jangan Merusak Apa Yang Telah Dibangun”, “Football Without Fans Is Nothing”, “Nyanyian Harapan” dan sebagainya adalah tulisan kekecewaan dari sebagian supporter.

Meski manajer tim Persiku, Ferdaus Ardyansah Purnomo mengaku meminta maaf atas kegagalan Persiku dalam Liga 3 Jateng ke babak berikutnya dan menegaskan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh serta siap mempertanggungjawabkan atas kegagalan ini. Nampaknya sebagian supporter masih belum puas. Ada asa untuk membentuk tim Persiku yang kuat dan menjadi tim yang solid, karena tim manajemen dibawah Ferdaus Ardyansah Purnomo ini diberikan wewenang membesut tim Macan Muria hingga 2022.

Bila tim manajemen Persiku saat ini mampu membuktikan bahwa proyeksi kebanggaan tim Kota Kretek ini menjadi tim yang solid dan kuat serta lolos ke kasta Liga 2 tahun depan, maka supporter tentu akan menyadari betapa memang selama ini tim manajemen telah mempersiapkan Tim Macan Muria dengan baik. Tetapi bila hasilnya sebaliknya, maka tentu tim manajemen bahkan Askab Kudus siap – siap untuk mendapat “hujatan” dari supporter yang selama ini sudah “haus” akan prestasi Persiku supaya bisa berkiprah lagi di liga elit Indonesia seperti era 90 an. (Roy Kusuma – RSK)

About

You may also like...

Comments are closed.