PENYALURAN PERTAMAX MENINGKAT TAJAM

Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax di Kudus, selama Agustus 2012 mencapai 136.817 liter atau meningkat 66,24 persen dibanding penyaluran bulan Juli 2012 yang hanya 82.302 liter.

Kenaikan penyaluran tersebut, karena bertepatan dengan Lebaran 2012 serta adanya pemberlakuan pembatasan BBM terhadap kendaraan dinas milik pemerintah, BUMD dan BUMN wajib memakai BBM nonsubsidi atau pertamax.

Hal itu dikatakan Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kudus, Sofyan Dhuhri, Senin 1 Oktober 2012. Berdasarkan pengalaman Lebaran sebelumnya, kenaikan penyaluran pertamax tidak sampai 50 persen lebih.

Akan tetapi, Lebaran tahun ini justru melonjak hingga 66,24 persen karena bersamaan dengan pemberlakuan pembatasan BBM bersubsidi per 1 Agustus 2012. Masih rendahnya penyaluran pertamax pada tahun sebelumnya, karena jumlah SPBU yang menjual pertamax belum semuanya.

Tetapi saat ini, semua SPBU yang ada di Kudus yang jumlahnya 15 SPBU sudah menyalurkan pertamax maupun pertamax plus. Berdasarkan laporan penyaluran BBM dari masing-masing SPBU di Kudus, penyalurannya dari masing-masing SPBU sudah lebih dari 1.000 liter selama sebulan.

Bahkan, lanjut Sofyan, ada yang mencapai puluhan ribu liter, terutama SPBU yang ada di perkotaan. Penyaluran BBM pertamax sebelumnya, bahkan ada yang kurang dari 1.000 liter selama sebulan.

Dijelaskannya, kenaikan penyaluran BBM juga terjadi pada jenis premium selama Agustus 2012 mencapai 8,7 juta liter atau meningkat 10,1 persen dibanding penyaluran bulan Juli 2012 sebanyak 7,9 juta liter.

Sedangkan penyaluran solar justru turun menjadi 5,06 juta liter, dibanding penyaluran Juli 2012 yang hanya 5,85 juta liter.

Hal itu, terjadi karena adanya larangan kendaraan bersumbu melintasi jalan raya selama beberapa hari saat Lebaran 2012, sehingga transaksi penjualan solar di masing-masing SPBU di Kudus menurun secara bervariasi. (Roy Kusuma)

You may also like...

Tinggalkan Balasan