PKL DI KUDUS MENDAPATKAN PELATIHAN PEMBUATAN JAJANAN SEHAT

Sebanyak 40 pedagang kaki lima (PKL) yang sering berjualan di sejumlah sekolah di Kabupaten Kudus, Jum’at kemarin mendapatkan pelatihan keterampilan membuat jajan yang bisa dijual ke sekolah secara higienis.

Menurut Kasi Pedagang Kaki Lima pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus Imam Prayitno, puluhan PKL tersebut merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Kudus.

Diharapkan setelah mengikuti pelatihan membuat kue akan menularkan ilmunya kepada PKL lainnya. Apalagi, PKL yang sering berjualan di sejumlah sekolah tersebut sudah memiliki paguyuban.

Dengan adanya pelatihan membuat jajan yang higienis tersebut, diharapkan tidak ada PKL yang menjajakan makanan atau minuman yang mengandung bahan berbahaya karena konsumen mereka merupakan pelajar.

Ditegaskannya, selama ini, jajan yang dijual di banyak sekolah di Kudus memang menjadi sorotan karena kurang higienis dan ada yang menjajakan makanan yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan.

Untuk itu, mereka perlu mendapatkan pelatihan ketrampilan membuat jajan yang higienis yang bisa dijual di sekolah-sekolah dengan harga terjangkau.

Pelatihan membuat jajan tersebut, merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus dengan PT Eastern Pearl Flour Mills.

Kegiatan tersebut, juga sebagai tindak lanjut dari rencana Pemkab Kudus membentuk koperasi PKL yang sering berjualan di sejumlah sekolah di Kudus, guna meningkatkan perekonomian PKL di daerah setempat. Sampai saat ini jumlah PKL di Kudus mencapai 850 PKL yang berjualan makanan, minuman, serta mainan. (Roy RSK)

You may also like...

Tinggalkan Balasan