Hi, guest ! welcome to Radio Suara Kudus. | About Us | Contact | Register | Sign In
1 2 3 4 5

Selasa, 07 Mei 2013

POLRES GELAR PASUKAN PENGAMANAN PILGUB – PILBUB

Ilustrasi Pengamanan Oleh Polisi
Bertempat di Simpang Tujuh Kudus, Selasa 7 Mei 2013 berlangsung upacara gelar pasukan dalam rangka untuk pengamanan dalam pelaksanaan pilgub Jateng dan pilbub Kudus 2013.

Upacara gelar pasukan itu dinamai “Operasi Mantab Praja Candi Muria 2013”. Usai upacara, Kapolres Kudus, AKBP Bambang Murdoko mengatakan, ada sekitar 700 personil yang dilibatkan dalam pengamanan ini.

Selama ini untuk pengamanan menjelang pilgub dan pilbub di Kudus sudah disiapkan dengan baik. Termasuk persiapan personil, juga sudah disiapkan.

Bahkan kata kapolres, pihaknya telah mendapatkan bantuan kendaraan water canon untuk menghalau massa yang anarkis.

Namun dia berharap, kendaraan ini tidak akan pernah digunakan, karena kondisi Kudus sangat kondusif.

Terkait pengamanan untuk pemaparan visi misi calon Bupati Kudus pada Hari Rabu, 8 Mei 2013 di Gedung DPRD Kudus, pihaknya akan menyiapkan 500 personil. Pengamanan akan dilakukan disekitar gedung, pintu masuk dan pintu keluar serta didalam gedung.

Bahkan, untuk masuk ke dalam gedung, tamu akan diperiksa dengan metal detector.
Selain itu, personil lainnya akan ditempatkan dipertigaan dan perempatan jalan – jalan di dalam kota, karena kemungkinan dalam pemaparan visi misi ini akan didukung oleh massa pendukung bagi para pasangan calon.

Read More »
20.00 | 0 comments

SISWA MAN 2 BIKIN NOVEL TENTANG TEMBAKAU

SISWA MAN 2 BIKIN NOVEL TENTANG TEMBAKAU
Ilustrasi Menulis Novel
Tembu yang merupakan judul novel karya Alifanis Fui, seorang siswi MAN 2 Kudus, barangkali merupakan novel pertama asli Kudus yang mengangkat topik rokok / kretek, sekaligus yang memaparkan fenomena pro dan kontra secara tidak memihak.

Dalam novel ini, dapat memastikan itu karena tokoh utamanya bukanlah manusia, melainkan tumbuhan yang kemudian menjadi sebatang rokok.

Bagaimana tumbuhan itu, dengan naïf, melihat fakta dirinya yang menjadi kontroversi oleh manusia, melihat fakta dirinya yang menjadi kontroversi oleh manusia.

Polmeik rokok mencakup banyak isu, dari su kesehatan, isu rokok putih versus kretek, isu tembakau impor versus tembakau local, hingga isu pabrik rokok besr versus pabrikan kecil. Isu kesehatan sebagai isu paling memasyarakat, dinilai berbagai pihak, proporsinya telah berlebih hingga melebar ke ruang isu lain yang bukan kesehatan.

Menurut Alifanis Fui usai launching novel “TEMBU” di operasional room MAN 2 Kudus, dirinya mencoba menunjukkan kepada masyarakat, bagaimana pro – kontra tersebut, terutama isu kesehatan secara proprsional.

Dirinya tidak mengajak untuk berpihak ke kubu yang mana, dan novelnya ini menyamapikana informasi apa adanya.

Read More »
19.30 | 0 comments

11 SISWA SDLB MENGIKUTI UJIAN NASIONAL

Ujian Nasional
Ujian Nasional 2013
Sebanyak 11 siswa dari SDLB Purwosari Kecamatan Kota, tengah mengikuti ujian nasional. Mereka berasal dari tuna netra (7 anak), tuna rungu (3 anak) dan tuna daksa ringan (1 anak).

Menurut Kepala SDLB Purwosari, Murmin, Selasa 7 Mei 2013, untuk ujian akhir sekolah (UAS) diikuti oleh siswa dari tuna grahita dan tuna grahita ringan. Satu siswa dari tuna grahita tidak ikut ujian akhir sekolah karena mogok tidak mau masuk sekolah.

Pada hari kedua ini, mereka yang mengikuti ujian nasional mengerjakan materi matematika. Dijelaskannya, sampai hari kedua ini, ujian nasional yang berlangsung di sekolahnya berjalan dengan tertib dan aman.

Sementara untuk materi soal bagi peserta dari tuna netra, menggunakan huruf braille.
Ditambahkanya, jumlah peserta ujian nasional tahun ini disekolahnya terbilang paling banyak dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Seperti halnya tahun lalu hanya diikuti satu peserta.

Untuk materi soal UAS, adalah dari propinsi, sedangkan materi ujian nasional tetap sama dengan sekolah lain yakni dari pusat. Sementara itu jumlah keseluruhan siswa di SDLB Purwosari ini dari kelas 1 s/d kelas 5 sebanyak 118 siswa.

Dengan perincian, kelas 1 (26 anak), kelas 2 (23 anak), kelas 3 (15 anak), kelas 4 (13 anak) dan kelas 5 (26 anak).

Read More »
18.51 | 0 comments

PANWASLU GELAR RAKOR DENGAN STAKEHOLDER

Panwaslu
Bertempat di Hotel Prima Graha, Selasa 7 Mei 2013 berlangsung rapat koordinasi dengan ormas dan stakeholders dalam rangka menjalang pelaksanaan pilgub Jateng dan pilbub Kudus 2013. acara ini diselenggarakan oleh oleh Panwaslu Kabupaten Kudus.

Menurut anggota Panwaslu Kabupaten Kudus, Edi Yono, kegiatan ini merupakan program dari panwaslu Kudus. Dengan stakeholder yang diundang adalah dari dari Kodim, Polres, camat, panwascam, media dan LSM.

Diharapkan dengan rakor ini, terdapat kesamaan bahasa dalam mensukseskan pemilu bersama yakni pilgub Jateng dan Pilbub Kudus 2013 dengan sukses tanpak ekses.

Dalam kesempatan ini selaku narasumber adalah Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kudus, Sudarsono dan juga Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Kudus, Kholied Seif. Hadir juga Ketua Panwaslu Kabupaten Kudus, Bati Susianto.

Read More »
08.30 | 0 comments

PERSETERUAN INTERNAL , HANYA SATU SISWI YANG IKUT UJIAN NASIONAL

Ujian Nasional 2013
Gara – gara terjadi perseteruan dikalangan internal di MI Nurul Ulum Desa Piji Kecamatan Dawe, akhirnya banyak siswa siswinya yang harus hengkang dari madrasah tersebut. Bahkan, sepuluh guru di MI itu juga turut hengkang.

Menurut penuturan salah seorang pengurus yayasan di MI Nurul Ulum, Nurul Khamdi, Senin 6 Mei 2013, permasalahan ini dipicu adanya re organisasi ditubuh yayasan yang menaungi MI Nurul Ulum.

Re organisasi ini sebetulnya berjalan pada Bulan Oktober 2012 lalu, namun baru terealisasi pada Bulan Januari 2013. Alasan dari re organisasi, karena kepengurusan sudah berjalan selama lima tahun, dan selama itu kepengurusan lama tidak pernah menjalin komunikasi dengan para anggotanya.

Ditambahkan oleh salah seorang guru, Iwan Safii, sebelumnya di MI Nurul Ulum ini dari kelas 1 s/d kelas 6 terdapat 98 siswa.

Namun akibat dari permasalahan internal, sekarang hanya terdapat 56 siswa. Ironisnya, untuk siswa kelas 6 hanya tinggal satu siswi yang bertahan dan mengikuti UN. Sebelumnya terdapat 14 siswa.

Satu siswi yang tengah mengikuti UN di MI Nurul Ulum ini adalah Dewi Nur Afifah (12 tahun) yang juga warga sekitar. Selesai mengikuti ujian, Dewi mengaku dapat dengan mudah mengerjakan materi ujian nasional yakni Bahasa Indonesia.

Dewi juga mengaku lebih senang mengerjakan ujian nasional bersama dengan teman – temannya, dibandingkan harus sendirian.

Sementara itu, Kasi Mapenda, Su’udi menegaskan, pihaknya sebelumnya sudah mengundang pihak pengurus dalam permasalahan ini, baik itu pengurus lama maupun baru di yayasan tersebut.

Namun dia juga menegaskan, dalam kasus ini pihaknya tidak bisa disalahkan, karena itu adalah urusan internal mereka. Hanya saja, pihaknya akan melihat sejauh mana madrasah tersebut diterima dimasyarakat dalam penerimaan siswa baru nanti.

Bila memang nantinya, madrasah tersebut tidak diterima oleh masyarakat, maka tentunya ijin operasionalnya akan dibekukan.

Dia juga menyesalkan, karena kasus – kasus semacam ini yang paling dirugikan adalah para siswanya.

Read More »
06.30 | 0 comments

REKENING BOS MILIK MADRASAH BERMASALAH, KUDUS TIDAK TERMASUK

BOS Sekolah (Foto : SDNkacok02.sch.id)
Meski sudah lima bulan, dana BOS (bantuan operasional sekolah) di madrasah – madrasah di Kudus baik MI maupun MTs masih juga belum cair, namun pihak madrasah diharapkan tetap tenang dan sabar menunggu. Karena pihaknya selalu komunikasi dengan kanwil kementrian agama Propinsi Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (kemenag) Kabupaten Kudus, Hambali didampingi Kasi Mapenda, Su’udi, Senin 6 Mei 2013. Ditambahkan oleh Su’udi, belum cairnya dana BOS ini, karena ada beberapa permasalahan di madrasah – madrasah di Jawa Tengah dan didaerah lain.

Salah satunya adalah rekening bermasalah, dimana ada nomer rekening milik madrasah - madrasah yang sudah tidak aktif lagi.

Terkait masalah rekening bermasalah di Jawa Tengah, dari data yang diterima pihaknya melalui email Kanwil Kemenag Propinsi Jawa Tengah, terdapat di tujuh kabupaten.
Sementara untuk kabupaten yang masih melakukan ceking rekening dan masih belum selesai pada madrasahnya, juga terdapat di tujuh kabupaten.

Dalam hal ini, Kabupaten Kudus tidak termasuk dalam daftar rekening bermasalah. Diakuinya, kondisi belum cairnya dana BOS pada madrasah – madrasah di Kudus, saling terikat dengan kondisi daerah lain.

Sehingga, saat ini masih menunggu kelengkapan dari rekening bermasalah yang terjadi di beberapa kabupaten di Jawa Tengah.

Su’udi mengatakan, mata anggaran bantuan sosial yang di dalamnya terdapat pos dana BOS masuk dalam kategori anggaran yang diberi tanda bintang oleh Kementerian Keuangan RI. Tanda bintang tersebut, menjelaskan bahwa masih ada persoalan administrasi yang belum beres dalam mata anggaran tersebut.

Hal serupa, terjadi pula pada mata anggaran lainnya, seperti anggaran untuk sosialisasi dan pembinaan.

Adapun besarnya dana BOS untuk MI swasta yang jumlahnya mencapai 138 sekolah sebesar Rp 3,08 Miliyar, sedangkan MTs swasta yang berjumlah 61 sekolah sebesar Rp 3,11 Miliyar.

Read More »
06.00 | 0 comments

SATU ORANG PELAJAR MENGERJAKAN UN SD/MI DI RUMAH SAKIT

Ilustrasi Ujian Nasional SD
Satu pelajar dari MI 2 Muhammadiyah, yakni Nisrina Fauzia Lam’aa (12 tahun), terpaksa mengikuti ujian nasional tingkat SD/MI di rumah sakit Aisiyah Kudus. Nisrina didiagnosis dokter di RS Aisiyah, menderita DBD.

Menurut ibu dari Nisrina, Tri Desi R (40 tahun), anaknya tersebut mengalami sakit sejak Hari Kamis pekan lalu. Kemudian, pada Hari Sabtu kemarin, anaknya masuk RS Aisiyah, ketika itu analisis dokter antara typus dan DBD.

Namun, karena trombositnya sempat turun, maka dokter mendiagnosis anaknya menderita DBD.
Dikatakannya, meski pada hari ini (Senin 6 Mei 2013) trombosit anaknya tengah turun, namun anaknya tetap ingin mengerjakan UN di rumah sakit. Itupun setelah dokter menyatakan, kondisi anaknya memungkinkan untuk mengikuti UN.

Nisrina sendiri dirawat diruang VIP nomor 5. Ujian nasional tingkat SD/MI/SDLB di Kudus diikuti oleh 14.132 pelajar, dengan materi hari pertama UN adalah Bahasa Indonesia, kemudian hari kedua adalah Matematika serta hari ketiga adalah IPA.

Read More »
05.17 | 0 comments

Kamis, 21 Maret 2013

PANEN RAYA PADI DI WERGU KULON

Kudus – Bertempat di areal persawahan milik kelompok tani Sidodadi, Bupati Kudus, H. Musthofa melakukan panen raya bersama masyarakat setempat (20/3). Panen tersebut merupakan panen raya SL-PTT Kontingensi Th. 2012, di areal seluas kurang lebih 15 hektar milik kelompok tani Sidodadi kelurahan wergu  Kulon.

Dalam panen raya tersebut, bupati Kudus dan para pejabat utama beserta perwakilan kelompok tani dan masyarakat melakukan pemotongan padi secara bersama di tengah hamparan padi yang sudah menguning. Pada saat yang sama, panen juga berlangsung di desa Kaliputu, di areal sawah milik kelompok tani Tanirejo dengan luasan sekitar 10 hektar. 

Dalam keterangannya, Bupati Kudus menyambut baik panen raya ini. “Melihat hasil panen yang seperti ini, siapapun pasti akan merasa senang. Saya berharap, di tempat lainnya pun akan sama. Hal menambah rasa ayem kita, bahwa saat ini Kudus secara umum telah berhasil menyelesaikan MT 1 dengan baik,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, diserahkan juga bantuan berupa hand tractor dan pompa air masing-masing satu unit untuk kelompok tani setempat. “Saya berharap dengan adanya tambahan alat seperti ini, akan mempermudah dan memperlancar panjengengan semua. Semoga panen berikutnya akan lebih baik lagi.”

Sementara itu, menurut ketua kelompok tani Sidodadi, H. faranto, padi yang dipanen adalah padi berjenis non hibrida dengan varietas mekongga. Kali ini rata-rata panen  dapat menghasilkan 8 ton perhektar GKP (Gabah Kering Panen).

Read More »
11.34 | 0 comments